Artikel

4 Buku Motivasi Jiwa untuk Kamu yang Sedang Rapuh


4 Buku Motivasi Jiwa untuk Kamu yang Sedang Rapuh

Belakangan ini cuaca memang sedang sulit diprediksi. Kadang pagi mendung, tapi tidak turun hujan. Kadang siang panas membakar, tapi sorenya tiba-tiba hujan deras. Hidup pun sama, susah diprediksi. Membuat kita terkaget-kaget pada kenyataan yang kadang berbeda jauh dari harapan. Pekerjaan, percintaan, pertemanan, dan kehidupan itu sendiri memegang peranan penting pada ketahanan jiwa kita. Jika semuanya baik-baik saja, kita merasa tak terkalahkan. Namun jika ada satu saja masalah yang terjadi, kita meradang seperti sedang demam. Itu sebabnya hati kita sering tergerak bila mendapati kata-kata motivasi jiwa yang sesuai dengan masalah kita, baik itu dari internet, dari buku-buku, atau dari tulisan jenaka nan filosofis di pantat truk.

Kita manusia, dibekali berbagai macam karakter. Ada yang kuat, ada yang lemah. Ada yang mudah menangis, ada yang tegar. Satu masalah bisa menghasilkan reaksi yang berbeda dari beberapa orang. Jika kamu termasuk yang tegar, kamu patut bersyukur. Dan jika kamu tidak lebih tegar daripada yang lain, jangan berkecil hati. Kapasitas penerimaan setiap orang kan, berbeda. Meski begitu perlu kamu ingat, Tuhan tidak akan membebankan masalah di luar kemampuan umatNya.

 

Tips Motivasi Jiwa yang Rapuh

What doesn’t kill you, makes you stronger—apa yang tidak membunuhmu, akan membuatmu lebih kuat. Ungkapan yang dijadikan judul lagu Kelly Clarkson ini menunjukkan bahwa setiap masalah justru menjadi penguat kita. Ibarat anak sekolah yang menghadapi ujian, semakin sulit soalnya, semakin meningkatlah kemampuan kita. Untuk itu, kita tidak boleh menyerah setiap kali masalah menerpa.

Untuk menguatkan diri, cobalah mengikuti tips-tips motivasi jiwa yang rapuh berikut ini:

  1. Bergantung dan andalkan Tuhan

Mengandalkan diri sendiri memang perlu, tapi kita tidak boleh lupa masih ada Tuhan yang siap kita andalkan. Tuhan selalu ada untuk membantu. Dia tidak akan melepaskan umatNya begitu saja untuk menghadapi masalah sendirian. Jadi, datanglah pada Tuhan, luapkan unek-unekmu, curhatlah banyak-banyak padaNya. Niscaya, tanganNya akan selalu mendekapmu dan perlindunganNya akan senantiasa menyertaimu.

  1. Jangan menyimpan dendam

Kadang ada masalah yang timbul akibat iri hati atau kebencian. Kebencian orang lain memang orang lain yang merasakan, tapi tak jarang kitalah yang menerima getahnya. Jika kamu merasa dirugikan oleh orang lain, janganlah menyimpan dendam. Sejatinya mengampuni adalah kunci dari ketenangan jiwa. Dengan mengampuni orang-orang yang pernah menyakitimu, kamu sudah memutus mata rantai kebencian yang mereka tebarkan. Cukup mereka yang membenci, kamu jangan. Bila perlu, selalu balas perbuatan buruk dengan kebaikan. Orang yang punya nurani akan berbalik menyayangimu, sementara orang yang sungguh tak punya hati lambat laun akan dijauhkan darimu.

  1. Bersyukur

Bersyukur membawa kebahagiaan. Kebaikan sekecil apa pun akan menjadi besar artinya jika kita mampu mengucap syukur. Ingatlah ini: setiap hari, bahkan setiap detik, adalah anugerah yang wajib disyukuri. Udara, sinar matahari, tubuh dan jiwa yang sehat, hingga orang-orang baik yang kita temui di jalan adalah berkah. Mensyukuri semua itu akan membuat kita merasa lebih kaya dan penuh semangat dalam menjalani hari.

  1. Lapangkan hati

Setiap ujian adalah sarana menempa diri. Jadi, hadapi dengan lapang hati. Kurang-kurangi sifat suka mengeluh atau menggerutu. Mengeluh hanya akan membuat masalah semakin terasa berat. Sebaliknya, menghadapi masalah tanpa mengeluh akan membuat masalah tak terasa seperti masalah. Lapang hati akan membuatmu menjadi lebih tangguh menghadapi berbagai permasalahan hidup.

  1. Berbagi

Berbagi menghasilkan efek yang hampir sama dengan memaafkan atau memuji. Kebahagiaannya tidak hanya dirasakan oleh mereka yang menerima, melainkan juga mereka yang memberi. Kebahagiaan adalah sesuatu yang menular. Dengan berbagi, kita sudah membuat setidaknya satu orang berbahagia hari ini. Kebahagiaan yang sama bisa saja dia salurkan kepada orang lain seperti efek domino. Dengan begitu, satu gerakan baik dari kita bisa merambat ke banyak orang sekaligus. Sekarang bayangkan kamu bisa membuat satu orang berbahagia hari ini, tidakkah itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagimu?

 

4 Rekomendasi Buku Motivasi Penyejuk Jiwa

Selain dari mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa memperoleh ketenangan hati dan pemulihan batin dari buku-buku motivasi penyejuk jiwa berikut ini:

  1. Baca Buku Ini Saat Engkau Lelah

Buku yang masih setia nangkring di rak best seller selama berbulan-bulan ini memfokuskan tema pada cara mencintai diri sendiri. Tanpa bermaksud bersikap narsis, cinta pada diri sendiri ini tentu saja sangat krusial. Sebab, siapa yang akan mencintai diri kita jika bukan kita sendiri? Kita memang boleh mencintai orang lain, mencintai karier kita, dan berjuang demi mereka. Tapi kita tidak boleh lupa untuk memperjuangkan diri sendiri. Topik yang menarik sekali, kan? Klik di sini untuk mendapatkan bukunya.

  1. Jiwa-Jiwa yang Lelah

Buku ini memfokuskan diri pada tema depresi. Meski begitu, jangan khawatir, buku ini akan mengulas tema depresi dengan bahasa yang sangat ringan dan menarik sehingga pembaca yang awam pun bisa mengikuti. Buku ini sangat cocok untuk kamu yang sedang dirundung masalah, atau untuk kamu yang sering bersinggungan dengan orang-orang yang memiliki kecenderungan depresi. Dengan membaca buku ini, penulis berharap kamu bisa menentukan langkah yang tepat jika mesti berhadapan dengan yang namanya depresi. Dapatkan bukunya di sini.

  1. Terapi Jiwa

Buku berisi berbagai petuah dan motivasi ini cocok untuk kamu yang masih sering dilanda kegalauan, belum menemukan sisi positif diri sendiri, atau masih bimbang dan sering berpura-pura bahagia. Ukurannya yang kecil sangat praktis untuk dibawa ke mana-mana dan jadi bacaan wajib harian. Dapatkan bukunya di sini.

  1. Menangis Boleh, Menyerah Jangan

Sesuai judulnya, buku ini akan menempamu menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah meski halangan besar menghantam. Menangis itu lumrah, sebab manusia memang dianugerahi kapasitas untuk bersedih. Meski begitu, jangan sampai menyerah ya. Temukan motivasi-motivasi jiwa terbaik dalam buku ini. Klik di sini untuk mendapatkan bukunya.