Artikel

Tips-Tips Lancar Pidato


Tips-Tips Lancar Pidato

Berbicara di depan umum, mungkin terkesan sangat mengerikan bagi sebagian orang.  Ada orang yang bahkan bilang bahwa bicara di depan banyak orang lebih menakutkan dibandingkan kematian. Artinya bila dalam sebuah pemakaman, orang tersebut lebih memilih berada di dalam peti mati dibandingkan harus menjadi orang yang membawakan pidato perpisahan. Akan tetapi, untuk dapat menjadi seorang public speaking handal, hal yang harus kita lakukan hanyalah keinginan untuk berkembang dan berubah menjadi lebih baik, menjadi seorang pembicara yang efektif.

Dengan menerapkan tips-tips yang ada, itu akan sangat membantu kita dalam mempersiapkan pidato yang akan kita bawakan. Berikut ini tips-tips yang bisa dilakukan agar pidato yang kita sampaikan dapat berjalan dengan lancar:

  • Sebelum berbicara, kita harus belajar memahami kebutuhan hadirin. Siapkan materi yang sesuai ekspektasi hadirin, atau setidaknya merupakan garis besar topik yang disampaikan.
  • Menyiapkan diri agar saat proses pidato kita bisa merasa nyaman, dengan topik yang akan dibawakan. Selain itu, persiapan berupa materi pun perlu dipersiapkan secara matang, agar dalam penyampaian pidato kita dapat merasa nyaman tanpa kendala.
  • Mengatur struktur materi pidato kita ke dalam pemahaman yang logis dan dapat dimengerti.
  • Berlatih di depan cermin seakan kita sedang berpidato di hadapan banyak hadirin. Koreksi hal-hal yang masih belum pas. Apabila perlu, rekam latihan kita, untuk memudahkan proses koreksi tersebut.
  • Kenali poin kelemahan dan kekuatan dari bahan presentasi kita.
  • Kita harus menyesuaikan diri dengan hadirin, topik, atau pun tempat penyampaian, baik itu dari segi penampilan, ekspresi, gerak tubuh, dan yang lainnya.
  • Perhatikan intonasi saat kita berbicara, sesuaikan dengan materi yang disampaikan. Selain itu, sesuaikan pula kecepatan berbicara kita dengan waktu yang ada.
  • Pastikan komunikasi non verbal kita sesuai dengan pesan yang disampaikan.
  • Gunakan dengan baik semua peralatan audio atau properti visual yang bisa dipakai untuk menunjang penyampaian pidato yang akan kita bawakan.
  • Sampaikan pesan dengan keyakinan dan kepercayaan tinggi.
  • Siapkan sebuah catatan apabila itu memang diperlukan, dan gunakan catatan tersebut hanya sebagai pengingat. Jangan sampai perhatian kita hanya jatuh kepada catatan yang kita bawa.
  • Pertahankan kontak mata dengan hadirin, selain itu selalu tebarkan senyum dan wajah yang ramah kepada hadirin yang ada.
  • Lakukan pause atau berhenti sejenak. Karena pause merupakan cara penting untuk menggarisbawahi kelakar kecil atau fakta dan informasi baru.
  • Perhatikan waktu, kita harus tahu kapan kita harus mengakhiri pidato yang sedang kita bawakan, jangan sampai kita banyak memakan waktu tambahan atau berhenti lebih awal.
  • Lakukan riset terhadap subjek terlebih dulu secara menyeluruh. Buatlah materi pidato agar terasa asli dan unik, karena orang cenderung merasa bosan bila mendengarkan hal sama berulang-ulang.
  • Pidato harus memiliki awal, pertengahan, dan akhir. Hal ini tidak hanya akan menolong kita, tetapi juga membantu menarik perhatian hadirin.
  • Bayangkan pidato yang kita sampaikan dapat berakhir dengan sukses.
  • Mengambil napas dan bersikap tenang.
  • Aturan 10-20-30. Aturan ini dikemukakan oleh Guy Kawasaki yang menyebutkan bahwa penggunaan powerslide dalam sebuah presentasi tidak boleh lebih dari 10 buah slides, tidak lebih lama dari 20 menit dan memiliki besar teks tidak lebih dari 30 font.

 

 

Baca juga: 6 Kesalahan dalam Melakukan Penutupan Saat Public Speaking

 

 

  • Bersifat menghibur. Pidato harus dibawakan dengan menghibur dan informatif.
  • Rangkuman 15 kata. Bicara bukan media yang efisien untuk mengomunikasikan informasi, jadi rangkuman 15 kata itu penting dan kita bisa terus diingatkan dengan membacanya kembali.
  • Aturan 20-20. Saran lain untuk penggunaan slides. Yang ini menyarankan agar kita harus memiliki 20 slides yang masing-masing berlaku selama 20 detik.
  • Jangan merencanakan gerak tubuh. Gerak tubuh yang kita lakukan saat penyampaian pidato haruslah bersifat.
  • Pertanyaan yang bagus. Kita bisa menggunakan pernyataan seperti, "itu pertanyaan yang bagus" atau "Saya senang Anda mengajukan pertanyaan seperti itu." Pernyataan seperti ini akan memberikan sedikit waktu pada kita untuk mengatur respons yang akan diberikan.
  • Datang lebih awal untuk mempersiapkan segalanya dan mengetahui lebih dulu bila ada kekurangan dan melakukan perbaikan atau perubahan lebih cepat.
  • Jangan meminta maaf. Permintaan maaf hanya dilakukan bila kita melakukan kesalahan, karena itu akan memberikan kesan yang buruk bagi hadirin yang ada.
  • Meminta maaf jika salah. Satu hal yang harus diingat adalah kita harus meminta maaf jika datang terlambat atau berbicara tidak tepat. Kita ingin merasa percaya diri tapi jangan terlalu berlebihan.
  • Have fun. Dengan sedikit latihan kita dapat menyuntikkan gairah dan semangat kedalam presentasi yang akan dilakukan. Karena antusiasme itu menular.

 

Itulah tips-tips yang bisa kalian lakukan untuk melancarkan penyampaian pidato. Dan  untuk lebih lanjut, kalian bisa baca buku “Mahir Pidato dan MC” karya Adelina Nurmalasari. Selamat berlatih!!