BAHAGIA ALA ORANG JAWA

BAHAGIA ALA ORANG JAWA

Author : Asti Musman

Rp. 49.500

Judul

BAHAGIA ALA ORANG JAWA

Nomor ISBN

978-602-5907-93-7

Penerbit

Kategori

Jenis Cover

Ivory 210 gram

Kertas Isi

Bookpapper 52gr BW

Tebal Buku

208 Halaman

Berat Buku

200 gram

Dimensi

14 x 20 cm

Lokasi Stok

Gudang Anak Hebat Indonesia

Qty

Orang Jawa suka menggunakan pola egat yang simbolik yang menjadi pijakan untuk berpikir positif. Sepanjang hidup manusia Jawa selalu berada di arena peperangan Baratayudha (jihad) antara kekuatan nafsu positif (Pandawa Lima) melawan nafsu egative (100 pasukan Kurawa). Perang ini berlangsung di medan perang yang bernama “padang Kurusetra” (ati/batin). Peperangan yang paling berat dan merupakan sejatinya perang adalah perang di jalan kebenaran yaitu melawan hawa nafsu.

 

Jadi, setiap orang sesungguhnya mampu mengendalikan hawa nafsunya itu, tentu saja jika nilai-nilai spiritual telah terserap dalam batinnya. Persoalannya maukah kita menyerap nilai-nilai Ilahiah yang menjadi “jiwa murni” tiap manusia? Tidak perlu menunggu mendapatkan “petunjuk” atau hidayah untuk memulai pengembaraan pengendalian nafsu kita, asalkan kita memiliki tekad yang bulat untuk meraihnya. Karena hanya dengan cara ini saja, kebahagiaan akan datang dari segala arah tanpa disangka-sangka.

1. Buku ini banyak membahas tentang bagaimana sesungguhnya orang Jawa (atau orang Indonesia) pada umumnya untuk mengamati dan mengontrol nafsunya masing-masing. Seperti yang kita ketahui bahwa, nafsu yang dibarengi dengan kekotoran batin adalah sumber penderitaan masing-masing individu.
2. Bahagia ala orang Jawa apakah berbeda dengan bahagia ala orang-orang lain di muka bumi ini? Apakah orang Jawa selalu penuh ambisi? Atau apakah orang Jawa juga selalu nrimo ing pandum? Buku ini menjelaskan lebih detail mengenai hal ini.
3. Buku ini ditulis oleh penulis yang sudah banyak menulis segala hal mengenai budaya Jawa dan spiritualisme Jawa seperti Filosofi Rumah Jawa (2016), dan Agama Ageming Aji (2017).


Page created in 4.811314 seconds.