Widji Thukul: Aku Masih Utuh dan Kata-kata Belum Binasa
new release
-20%

Widji Thukul: Aku Masih Utuh dan Kata-kata Belum Binasa

Rp. 69.500 Rp. 55.600

Judul

Widji Thukul: Aku Masih Utuh dan Kata-kata Belum Binasa

Nomor ISBN

978-602-6673-43-5

Penulis

Ristia Nurmalita

Penerbit

Kategori

Jenis Cover

Ivory 210 gram (Doftspot)

Kertas Isi

Bookpaper 52 gram (BW)

Tebal Buku

304 Halaman

Berat Buku

500 gram

Dimensi

14 x 20 cm

Lokasi Stok

Gudang Anak Hebat Indonesia

Qty

Pada 26 Agustus 1963 lahir seorang anak laki-laki sederhana yang tumbuh bersama dengan jiwa seninya hingga besar dan menjadi salah satu orang yang mampu menggetarkan penguasa Orde Baru. Dia adalah Widji Widodo atau lebih popular dengan nama Widji Thukul, sang penyair sekaligus aktivis yang mampu menggerakkan hati para pendemonstran hanya dengan bait-bait puisinya. Empat bait terakhir dari salah satu prinsipnya “Hanya ada satu kata: Lawan!”mempunyai nilai sugesti bagi para pendengarnya.
Setelah dituduh terlibat dalam kerusuhan 27 Juli 1996 (Kudatuli), Widji Thukul pamit bersembunyi kepada istrinya (Sipon) karena menurutnya semua sudah ngawur. Dia memang berpindah-pindah tempat sebelum akhirnya menghilang dan tidak diketahui keberadaannya hingga kini. Sejumlah orang menduga dia menjadi korban penculikan. Sipon dan sejumlah sahabat Widji Thukul masih yakin bahwa pencipta puisi “Peringatan” itu masih hidup. “Dia hilang tetapi ada, ada tetapi hilang, tetapi aka nada dalam jiwa”.

1.    Berisi tentang sejarah perjuangan seorang aktivis yang memperjuangkan rakyat kecil bernama Widji Thukul yang sampai sekarang belum diketahui dimana keberadaannya.
2.    Desain cover buku tersebut dapat dikatakan bagus, disertai dengan layout yang bagus dan menarik.
3.    Menggunakan gaya bahasa yang mudah untuk dipahami, sehingga cocok dibaca oleh orang awam.

Maaf! Belum ada resensi mengenai buku ini dan untuk mengisi resensi anda harus memiliki buku ini terlebih dahulu dengan cara membelinya.