Artikel

7 Tips yang Bisa Dilakukan untuk Mengetahui “Apakah Saya Memiliki Kebiasaan Buruk?”


7 Tips yang Bisa Dilakukan untuk Mengetahui “Apakah Saya Memiliki Kebiasaan Buruk?”

Memang, tidak ada patokan baku tentang apa saja yang bisa membuat sesuatu masuk dalam ketegori kebiasaan-kebiasaan buruk, karena suatu kebiasaan yang bisa kita anggap buruk, namun dapat dianggap baik oleh orang lain. Tetapi, ada sudut pandang lain mengenai pandangan kebiasaan buruk, segala sesuatu yang dapat merugikan dan membawa efek negatif bagi kehidupan kita, artinya itulah yang bisa kita sebut dengan kebiasaan buruk yang harus kita ubah sesegera mungkin. Sesederhana itu.

Dan berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kalian lakukan untuk menilai, apakah ada kebiasaan yang perlu diubah atau tidak:

 

Renungkan Hidup Secara Rutin

Merenungkan hidup adalah bagian penting di keseharian kita. Merenungkan hidup tidak hanya tentang mengevaluasi apa yang telah kita lakukan, namun juga apa yang akan dilakukan. Apa saja yang harus direnungkan dalam hidup Anda adalah semua yang ada di dalam hidup Anda, entah itu kebiasaan, pilihan, pasangan, dan bahkan rencana Anda ke depan. Fase ini penting untuk Anda lakukan karena akan memberikan gambaran utuh tentang hidup Anda.

 

Pikirkan dan Buat Rencana

Setelah merenungkan hidup Anda dan telah mendapatkan gambaran utuh, serta memperoleh evaluasi dari hidup Anda, saatnya Anda bergerak ke fase selanjutnya, yaitu memikirkan kembali rencana-rencana bagi hidup Anda. Perlahan, ubahlah segala sesuatu yang membuatmu berpikir bahwa “Hal ini harus aku ubah ke arah yang lebih baik lagi”. Rencanakan dan lakukanlah secara bertahap, mulai dari yang paling sederhana.

 

Tinjau Hubungan Anda

Anda harus berpikir tentang hubungan Anda dengan siapa pun, entah itu pasangan, keluarga, rekan kerja, atau lain sebagainya. Apakah Anda menghabiskan cukup waktu dengan mereka? Apakah Anda menunjukkan penghargaan Anda untuk mereka? Apakah ada cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan hubungan Anda? Apakah Anda perlu untuk memaafkan atau meminta maaf tentang apa pun? Apakah ada hambatan yang dapat dihapus? Komunikasi apa yang dapat ditingkatkan? Hal apa saja yang harus diubah dalam menjalin hubungan tersebut?  Karena, hubungan yang baik akan menumbuhkan pribadi-pribadi yang terlibat di dalamnya. Maka dari itu, koreksi ulang segala hal yang berkaitan dengan hubungan Anda dengan sekitar. Jadilah diri yang selalu bersikap baik dan ciptakanlah hubungan yang baik pula terhadap sekitar.

 

Pertimbangkan Pengaruh Anda pada Lingkungan

Mungkin ini kedengarannya sangat utopis bagi Anda dan membuat Anda bertanya, “Siapa aku yang mampu memberikan pengaruh pada lingkungan?” Tahukah Anda, satu kebiasaan baik Anda dapat memberikan pengaruh yang positif, tidak hanya bagi lingkungan, namun juga bagi dunia. Buatlah pengaruh positif terhadap lingkungan dengan membiasakan hal-hal sederhana, seperti: tidak membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan sekitar. Bukankah itu merupakan hal yang paling sederhana yang dapat kita lakukan?

 

Pertimbangkan Harga Setiap Barang yang Kita Beli

Hal yang perlu Anda pertimbangkan adalah keuntungan apa yang Anda dapatkan, baik itu secara hargamaupun keuntungan ekstrinsik yang Anda dapatkan.

Anda yang masih rela berpindah-pindah dari satu toko ke toko lainnya hanya untuk membandingkan harga dari satu produk yang ingin Anda beli, hentikan kebiasaan tersebut sekarang juga! Apalagi jika Anda rela untuk kembali ke toko pertama setelah melihat sembilan toko lainnya yang ternyata menawarkan harga produk dengan lebih mahal. Dalam kasus ini, hal ekstrinsik yang perlu diperhatikan adalah seberapa besar tenaga yang telah Anda buang untuk mengelilingi sepuluh toko tersebut? Lalu seberapa banyak waktu yang terbuang? Belum lagi, apabila kita memerhatikan hal yang lainnya, seperti seberapa banyak bahan bakar yang terpakai? Dalam pertimbangan harga ini, Anda tidak boleh dengan serta merta hanya memerhatikan dari harga produk yang Anda butuhkan saja, tetapi ada banyak hal ekstrinsik pula yang harus juga diperhatikan.

 

Pertimbangkan Benda-Benda yang Kita Miliki

Sering kali kita terjebak pada kebiasaan belanja apa yang kita inginkan dan bukan pada apa yang kita butuhkan, terutama ketika musim diskon. Akibatnya begitu banyak barang-barang yang menumpuk di lemari kita yang kita sendiri lupa bahwa telah memilikinya. Hentikan kebiasaan ini! Dan mulailah mengurangi barang-barang yang mungkin sudah jarang digunakan atau hanya sekadar bosan saja, dengan memberikan barang-barang tersebut kepada orang yang lebih membutuhkan. Dengan begitu, barang-barang yang masih layak tersebut dapa memberikan manfaat bagi orang yang menerimanya. Selain itu, hal tersebut juga dapat membuat lemari Anda akan lebih lega.

 

Tinjau Bagaimana Anda Memperlakukan Otak Anda

Otak adalah organ penting bagi tubuh kita. Ia menjadi kunci bagaimana kita berpikir, mengambil keputusan untuk bertindak, dan membentuk kebiasaan atau menghilangkan kebiasaan. Maka dari itu sayangilah otak Anda. Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah merilis setidaknya ada sepuluh kebiasaan yang dapat merusak otak, yaitu:

  • Tidak sarapan
  • Makan berlebihan
  • Merokok
  • Mengonsumsi gula berlebih
  • Polusi udara
  • Kurang tidur
  • Menonton televisi terlalu banyak
  • Memaksa otak bekerja ketika Anda sakit
  • Kurang menstimulasi pikiran
  • Tidak berinteraksi

Kita bisa menghindari 10 hal tersebut untuk dapat memperlakukan otak dengan lebih baik lagi.

 

Nah.. 7 tips tersebut bisa kalian coba untuk mengetahui kebiasaan manakah yang perlu Anda ubah. Untuk lebih lanjut, kalian bisa baca di “The Incredible Habits” karya Dewi Indra. Dan aturlah kebiasaanmu, sebelum ia mengaturmu!